Senin, 09 Januari 2012

LKM HUJAN ASAM


Nama:                                                   Kelompok:                              Tanggal :
                                                                                      
LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA (LKM 10)
 

HUJAN ASAM

A.      Tujuan Praktikum
Mempelajari reaksi asam terhadap batu-batuan yang menyebabkan erosi, dan memperagakan pengaruh hujan asam pada tumbuhan.

B.       Rasional
Hujan asam diartikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang.
Tetapi, hujan asam yang disebabkan oleh belerang (sulfur) dapat berbahaya bagi lingkungan. Hal ini disebabkan karena belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman.
Secara sederhana, reaksi pembentukan hujan asam sebagai berikut:


\begin{matrix}
S_{(s)}+O_{2(g)}\rightarrow SO_{2(g)} \\
2 SO_{2(g)}+O_{2(g)}\rightarrow 2 SO_{3(g)} \\
SO_{3(g)} +H_2O_{(l)}\rightarrow H_2SO_{4(aq)}\\
\end{matrix}






Hujan asam dapat larut bersama nutrisi di dalam tanah sekaligus menyapu kandungan nutrisi-nutrisi tanah tersebut, sehingga pohon-pohon tidak dapat menggunakannya untuk tumbuh. Selain itu, Penurunan pH tanah akibat deposisi asam juga menyebabkan terlepasnya zat kimia beracun seperti aluminium dari tanah. Akar yang halus akan mengalami nekrosis, sehingga penyerapan hara dan air terhambat. Alumunium dapat larut ke dalam nutrisi, apabila nutrisi ini digunakan oleh tumbuhan, maka akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat pengguguran daun, selebihnya pohon-pohon akan terserang penyakit, kekeringan dan mati. Hujan asam yang mengenai daun dapat merusak lapisan lilin yang ada pada daun, sehingga nutrisi menghilang, akibatnya tanaman tidak tahan terhadap keadaan dingin, jamur dan serangga.
Hujan asam juga dapat mempercepat proses pengkaratan dari beberapa material seperti batu kapur, pasir besi, marmer, batu pada dinding beton serta logam. Ancaman serius juga dapat terjadi pada bagunan tua serta monument termasuk candi dan patung. Hujan asam dapat merusak batuan sebab akan melarutkan kalsium karbonat, meninggalkan kristal pada batuan yang telah menguap. Seperti halnya sifat kristal semakin banyak akan merusak batuan.


C.      Apa yang kamu perlukan
No
Nama Alat dan Bahan
Jumlah
1.      
Botol kecil kosong
5 buah
2.      
Batang kapur
3 buah
3.      
Kuntum bunga
2 kuntum
4.      
Tanaman yang berdaun lebar
1 buah
5.      
Kain tipis
2 buah
6.      
pH indikator universal
7 buah
7.      
Jus lemon
600 ml
8.      
Cuka 25%
100 ml
9.      
Air
Secukupnya

D.      Rumusan Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah pengaruh tingkat keasaman terhadap proses melarutnya batu kapur?
2.      Bagaimanakah pengaruh keasaman terhadap kuntum bunga yang direndam di dalam larutan asam?
3.      Bagaimanakah pengaruh keasaman terhadap daun yang diolesi cuka?

E.       Prosedur
Cara kerja :
Kegiatan A
1.      Mengisi botol 1 dengan 80 ml jus lemon (larutan I).
2.      Mengisi botol 2 dengan 80 ml cuka. (larutan II)
3.      Mengisi botol 3 dengan 80 ml air (larutan III).
4.      Mengukur pH larutan I, II, dan III dengan pH indikator universal.
5.      Memasukkan sepotong batu kapur ukuran 5 cm ke dalam masing-masing larutan.
6.      Mengamati pada larutan manakah batu kapur paling mudah larut dan pada larutan manakah batu kapur paling sulit larut selama 5 menit.

Kegiatan B
1.      Mengisi botol 1 dengan 300 ml jus lemon (larutan I) dan botol 2 dengan 300 ml air  (larutan II).
2.      Mengukur pH masing-masing larutan.
3.      Merendam masing-masing 1 kuntum bunga di dalam larutan I dan II.
4.      Mengamati apa yang terjadi pada bunga itu setelah 24 jam, dan mencatat hasilnya.

Kegiatan C
1.      Mengamati tanaman yang berdaun lebar.
2.      Mengukur pH larutan cuka yang akan digunakan untuk mengolesi daun.
3.      Mengukur pH air yang akan digunakan untuk mengolesi daun.
4.      Mengoles cuka pada salah satu permukaan daun dan mengoleskan air pada permukaan daun yang lain.
5.      Mengamati apa yang terjadi pada daun itu setelah 24 jam, kemudian mencatat hasilnya.

F.       Analisis
Dari hasil praktikum yang kamu lakukan, analisislah data yang telah kamu peroleh dan isikan pada tabel berikut:
Tabel 1. Kegiatan A
No.
Botol ke-
Jenis Larutan
pH Larutan
kecepatan Melarut
(selama 5 menit)
1.




2.




3.





Tabel 2. Kegiatan B
No.
Botol Ke-
Jenis Larutan
pH Larutan
Keterangan
1.




2.





Tabel 3. Kegiatan C
No.
Daun Ke-
Jenis Larutan
pH Larutan
Keterangan
1.




2.





G.      Simpulan
Berdasarkan data yang telah kamu peroleh, simpulan apa yang dapat kamu ambil?
Percobaan 1 : ..................................................................................................................
Percobaan 2 : ..................................................................................................................
Percobaan 3 : ..................................................................................................................

H.      Hujan Asam dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebutkan peristiwa nyata dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan adanya hujan asam!
  1. ....................
  2. ...................
  3. ...................

I.         Pertanyaan
  1. Bagaimana proses terjadinya hujan asam berdasarkan analisis percobaan hujan asam yang telah kamu lakukan ?
  2. Apa akibat yang ditimbulkan dari terjadinya hujan asam ?
  3. Bagaimana usahamu untuk mencegah terjadinya hujan asam ?





Sumber:

Wahyuningsih, Merry. 2011. Kenapa Hujan Asam Itu Berbahaya? [Serial Online] http://www.detikhealth.com/read/2011/03/15/133313/1592008/763/kenapa-hujan-asam-itu-berbahaya



KUNCI LKS


Tabel 1. Kegiatan A
No.
Botol ke-
Jenis Larutan
pH Larutan
Kecepatan Melarut
(selama 5 menit)
1.
1
Jus lemon
4
Agak cepat
2.
2
Larutan cuka
3
Sangat cepat
3.
3
Air
7
Lambat

Tabel 2. Kegiatan B
No.
Botol Ke-
Jenis Larutan
pH Larutan
Keterangan
1.
1
Jus lemon
4
Bunga menjadi layu
2.
2
Air
7
Bunga masih segar

Tabel 3. Kegiatan C
No.
Daun Ke-
Jenis Larutan
pH Larutan
Keterangan
1.
1
Larutan cuka
3
Daun menjadi layu dan kering
2.
2
Air
7
Daun nampak masih segar dan tidak mengering

Simpulan
Berdasarkan data yang telah kamu peroleh, simpulan apa yang dapat kamu ambil?
Percobaan 1    : Semakin rendah pH suatu larutan (semakin asam) semakin cepat pula batu kapur melarut. Hal ini menunjukkan bahwa hujan asam dapat membahayakan lingkungan, sebab dapat melarutkan kalsium karbonat yang terkandung di dalam  batuan.
Percobaan 2    : Bunga yang direndam di dalam larutan asam lebih cepat layu dibandingkan bunga yang direndam di dalam air. Hal ini menunjukkan bahwa hujan asam dapat berakibat buruk terhadap tanaman, sebab dapat merusak struktur sel tanaman terutama bunga, sehingga bunga tersebut menjadi layu dan lama kelamaan akan mati. Bila bunga mati, maka tanaman menjadi kurang produktif.
Percobaan 3    : Daun yang diolesi larutan cuka menjadi layu dan kering. Hal ini menunjukkan bahwa hujan asam dapat berakibat buruk terhadap tanaman, sebab dapat merusak struktur sel tanaman terutama daun, sehingga daun tersebut menjadi layu dan mengering. Bila daun mengering, maka tanaman tidak dapat lagi melakukan proses fotosintesis.

Hujan Asam dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebutkan peristiwa nyata dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan adanya hujan asam!
1.      Hujan asam dapat menimbulkan korosi atau perkaratan pada logam.
2.      Hujan asam mengakibatkan pengikisan pada batuan.
3.      Hujan asam menyebabkan rusaknya / layunya tanaman.

Pertanyaan
1.      Bagaimana proses terjadinya hujan asam berdasarkan analisis percobaan hujan asam yang telah kamu lakukan ?
Pada percobaan ini, air sari jeruk diibaratkan sebagai air hujan yang bersifat asam. pH keasaman air jeruk ini kurang dari 5,6. Akibat pH yang rendah ini, menyebabkan tumbuhan maupun benda-benda yang dikenainya lama-kelamaan akan terdegradasi. Bahan percobaan ini yang berasal dari tumbuhan menjadi layu karena pH air sari jeruk tidak sesuai dengan pH normal. Demikian pula pada batu kapur, pH yang tidak sesuai dengan pH normal air menyebabkan air sari jeruk dapat mengikis batu kapur.

  1. Apa akibat yang ditimbulkan dari terjadinya hujan asam ?
Pada percobaan 1, air sari jeruk yang asam  menyebabkan batu kapur lebih mudah terkikis. Pada percobaan 2, air sari jeruk menyebabkan bunga lebih layu dari pada bunga yang direndam pada air biasa. Pada percobaan 3, air cuka yang dioleskan pada permukaan daun menyebabkan daun itu berubah layu, berubah warna menjadi kuning, dan kering.

  1. Bagaimana usahamu untuk mencegah terjadinya hujan asam ?
·         Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil  yang memiliki kandungan belerang (sulfur) dan penggunaan gas nitrogen yang merupakan pengotor udara. Karena dalam udara, zat ini bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan.
·         Menggunakan bahan bakar alternatif yang berasal dari tumbuhan, misalnya minyak yang berasal dari pohon jarak (biosolar).
·         Memperbanyak jumlah tumbuhan di bumi, sebagai filter atau penyaring polusi udara.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar